Friday, September 25, 2009

Aktivis Perempuan: Mestinya Tak Ada Penolakan Kedatangan Miyabi


Maria Osawa
Jakarta - Kedatangan bintang porno asal Jepang, Maria Ozawa aka Miyabi ditentang sejumlah pihak. Namun bagi aktivis perempuan Ninik Rahayu, 'impor' bintang film mestinya tidak akan menjadi masalah.

Menurut Ninik, meski Miyabi dikenal sebagai bintang porno, orang tidak boleh menstigmasi gadis cantik itu. "Kalau dia pemain porno, memangnya dia akan porno di mana saja?" tanya Ninik saat berbincang dengan detikcom, Jumat (18/9/2009).

Perempuan yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komnas Perempuan ini mengatakan, Miyabi harus tetap dihormati sebagai tamu di Indonesia. "Tetap harus dihormati, jangan karena dia bintang porno terus nggak dihormati," katanya.

Pelarangan kedatangan baru boleh dilakukan jika Miyabi terbukti telah melakukan pelanggaran atau kejahatan tertentu. Selama itu tidak terbukti, aksi penolakan seharusnya tidak terjadi.

"Kalau terbukti melanggar dan melakukan kejahatan, itu baru boleh," kata Ninik.

Miyabi dipastikan akan bermain dalam film berjudul 'Menculik Miyabi' di Indonesia. Film yang dibuat berdasarkan buku "Raditya Dika' itu rencananya akan rilis pada Desember 2009.

sumber : detik.com

1 comments:

Daniel DPK said...

Dari sisi praktis mungkin sah-sah saja kedatangan Miyabi selama tidak melakukan pornografi di Indonesia, namun dari sisi etika mungkin masih kurang bisa dibenarkan kedatangan Miyabi mengingat dampaknya bisa sangat besar bagi masyarakat luas.

Ingat bahwa setiap permasalahan selalu bisa dilihat dari banyak sisi, tergantung bagaimana kita menempatkannya.

Miyabi Datang Semua Tegang

Post a Comment

punya jamal © 2008 Template by:
SkinCorner